Kamis, 01 Januari 2026

PROFIL PENGASUH MA'HAD

 Profil Pengasuh Ma'had Darul Quran al Kadiri


Nama : Ari Susanto

TTL: Kediri, 1980

Pendidikan :1. 'Ulum Syar'iyyah wal 'Arobiyah (Lc) 2024

                      2. Tarbiyah (PAI) ) (S.Pd) 2025 

                      3. Diploma Ilmu Tafsir (D.Pl) 2026

                      4. 'Ulum Quran (MA) 2026

                      5. Tarbiyah (PAI) (M.Pd)

PROFIL MA’HAD DARUL QUR’AN AL-KADIRI

 PROFIL MA’HAD DARUL QUR’AN AL-KADIRI


A. Identitas Lembaga

Nama Lembaga : Ma’had Darul Qur’an Al-Kadiri

Bidang : Pendidikan Islam dan Tahfizh Al-Qur’an

Fokus Utama : Tahfizh, Tahsin, dan Tarbiyah Qur’ani

Lokasi : Kediri

Semboyan :

تَرْبِيَةٌ قُرْآنِيَّةٌ عَلَى السُّنَّةِ

(Pendidikan Qur’ani Berlandaskan Sunnah)


B. Latar Belakang


Ma’had Darul Qur’an Al-Kadiri didirikan sebagai ikhtiar untuk menjawab kebutuhan umat akan lembaga pendidikan Islam yang berfokus pada pembinaan generasi Qur’ani. Di tengah tantangan zaman dan degradasi moral, Al-Qur’an harus kembali menjadi pedoman utama dalam pendidikan, baik dalam aspek ibadah, akhlak, maupun kehidupan sosial.

Ma’had ini hadir dengan komitmen kuat untuk menyelenggarakan pendidikan yang berlandaskan Al-Qur’an dan As-Sunnah sesuai pemahaman Salafus Shalih, dengan menekankan keseimbangan antara hafalan, pemahaman, dan pengamalan.


C. Visi

Terwujudnya generasi Qur’ani yang berakidah lurus, beribadah sesuai sunnah, berakhlak mulia, dan mampu mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan.


D. Misi

1. Menyelenggarakan pendidikan tahfizh dan tahsin Al-Qur’an secara terarah dan berkesinambungan.

2. Menanamkan akidah Islam yang shahih sebagai fondasi utama pendidikan.

3. Membina ibadah santri sesuai tuntunan Rasulullah ﷺ.

4. Membentuk akhlak mulia dan adab Islami dalam kehidupan sehari-hari.

5. Mengintegrasikan pendidikan Al-Qur’an dengan pembinaan karakter dan kedisiplinan.

6. Menyiapkan generasi yang cinta Al-Qur’an, ilmu, dan dakwah.


E. Program Pendidikan

1. Tahfizh Al-Qur’an (berjenjang dan mutqin)

2. Tahsin dan Tashih Bacaan Al-Qur’an

3. Aqidah Ahlus Sunnah wal Jama’ah

4. Fiqih Ibadah 

5. Tafsir Al-Qur’an

5. Adab dan Akhlak Islami

6. Pembinaan Ibadah Harian

7. Bahasa Arab 


F. Metode Pendidikan

1. Talaqqi dan Musyafahah

2. Tahfiz dan Muraja’ah Terprogram

3. Pembiasaan Ibadah dan Adab

4. Keteladanan Para Ustadz

5. Pembinaan Karakter dan Disiplin


G. Peserta Didik

Santri putra dengan sistem pembinaan intensif dan lingkungan Islami yang kondusif.


H. Harapan

Ma’had Darul Qur’an Al-Kadiri diharapkan menjadi pusat pembinaan generasi Qur’ani yang tidak hanya kuat dalam hafalan, tetapi juga kokoh akidahnya, benar ibadahnya, dan mulia akhlaknya, sehingga mampu memberi kontribusi positif bagi agama, umat, dan bangsa.


KEDUDUKAN DAN FUNGSI AL QURAN BAGI UMAT MUSLIM

 Pendahuluan


Al-Qur’an adalah kalam Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad ﷺ melalui perantaraan Malaikat Jibril sebagai petunjuk bagi seluruh manusia. Keberadaan Al-Qur’an memiliki posisi sentral dalam ajaran Islam, karena seluruh prinsip keimanan, hukum, dan nilai moral bersumber darinya. Oleh sebab itu, memahami kedudukan dan fungsi Al-Qur’an menjadi hal yang sangat penting bagi setiap Muslim agar tidak terlepas dari bimbingan wahyu dalam menjalani kehidupan.


Kedudukan Al-Qur’an dalam Islam

1. Al-Qur’an sebagai Kalamullah


Al-Qur’an adalah firman Allah yang bersifat mutlak kebenarannya. Allah berfirman:


وَإِنَّهُ لَكِتَابٌ عَزِيزٌ ۝ لَا يَأْتِيهِ الْبَاطِلُ مِن بَيْنِ يَدَيْهِ وَلَا مِنْ خَلْفِهِ

“Sesungguhnya Al-Qur’an itu adalah kitab yang mulia, tidak datang kepadanya kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya.”

(QS. Fuṣṣilat: 41–42)


Ayat ini menegaskan bahwa Al-Qur’an terjaga dari segala bentuk penyimpangan dan kesalahan.


2. Al-Qur’an sebagai Sumber Hukum Utama


Dalam Islam, Al-Qur’an merupakan sumber hukum pertama sebelum sunnah, ijma‘, dan qiyas. Seluruh ketetapan syariat Islam berpijak pada Al-Qur’an. Rasulullah ﷺ bersabda:


“Aku tinggalkan kepada kalian dua perkara, kalian tidak akan sesat selama berpegang teguh kepada keduanya: Kitab Allah dan sunnahku.”

(HR. Malik)


3. Al-Qur’an sebagai Mukjizat Abadi


Al-Qur’an merupakan mukjizat terbesar Nabi Muhammad ﷺ yang berlaku sepanjang zaman. Keindahan bahasa, kedalaman makna, serta kandungan ilmunya menjadi bukti kemukjizatannya yang tidak dapat ditandingi oleh manusia.


Fungsi Al-Qur’an bagi Umat Muslim

1. Al-Qur’an sebagai Petunjuk Hidup (Hudā)


Al-Qur’an berfungsi sebagai pedoman hidup bagi manusia. Allah berfirman:


ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًى لِّلْمُتَّقِينَ

“Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan di dalamnya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.”

(QS. al-Baqarah: 2)


2. Al-Qur’an sebagai Penjelas dan Pembeda (Bayān dan Furqān)


Al-Qur’an menjelaskan mana yang benar dan mana yang salah, serta membedakan antara hak dan batil. Fungsi ini menjadikan Al-Qur’an sebagai standar kebenaran dalam kehidupan.


3. Al-Qur’an sebagai Obat dan Rahmat


Allah berfirman:


وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِّلْمُؤْمِنِينَ

“Kami turunkan dari Al-Qur’an sesuatu yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman.”

(QS. al-Isrā’: 82)


Al-Qur’an berfungsi sebagai penyembuh penyakit hati seperti keraguan, kesombongan, dan kegelisahan.


4. Al-Qur’an sebagai Sumber Pendidikan dan Pembentukan Akhlak


Al-Qur’an mengandung nilai-nilai pendidikan yang membentuk karakter manusia, seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, dan tanggung jawab. Oleh karena itu, pendidikan Islam menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan utama pembinaan akhlak.


5. Al-Qur’an sebagai Pemersatu Umat


Dengan menjadikan Al-Qur’an sebagai rujukan bersama, umat Islam memiliki dasar persatuan dalam akidah dan prinsip hidup, meskipun berbeda latar belakang budaya dan bangsa.


Penutup


Al-Qur’an memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam sebagai kalam Allah, sumber hukum utama, dan mukjizat abadi Nabi Muhammad ﷺ. Fungsi Al-Qur’an bagi umat Muslim meliputi petunjuk hidup, pembeda antara kebenaran dan kebatilan, penyembuh jiwa, sumber pendidikan akhlak, serta pemersatu umat. Oleh karena itu, umat Islam dituntut tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga memahami, mengamalkan, dan menjadikannya pedoman dalam seluruh aspek kehidupan.

PROFIL PENGASUH MA'HAD

 Profil Pengasuh Ma'had Darul Quran al Kadiri Nama : Ari Susanto TTL: Kediri, 1980 Pendidikan :1. 'Ulum Syar'iyyah wal 'Arob...